Friday, February 22, 2008

 

icip-icip di ubud

pada bulan januari 2008 yang lalu, aku, ci deth, dan jen2 jalan2 ke bali. tepatnya ke ubud.

sebetulnya sih kami sudah mulai icip2 sejak dari bandara sukarno hatta
aku makan country style donut yg udah bikin aku penasaran sejak waktu pertama liat pas ke filipin
donatnya mirip j.co tapi tentu aja jauh lebih enak j.co


pas nyampe hotel di ubud malam2, kita ditanya mau sarapan apa besok:
"mie goreng, nasi goreng, atau tus?" kata si mas-nya
tus?
oh, ternyata maksudnya adalah "toast"!!!
kami akhirnya pesan tiga2nya

makan siang pertama kita adalah di biah-biah
ini resto kecil tempatnya juga di gang
dan makanannya muraaaaaaaaaah banget
satu porsi cuma 4000-an ... aneh ga seh
emang porsinya kecil tapi pas buat kita dan rasanya enaaaak banget
(featured below: ayam sambal matah, tempe, dan segala jenis urap dan pelecing)

lalu kami jalan2 ke kafe wayan
di sana ada kue "death by chocolate"
although tempting, we also remembered its deathly calories


dan karena kita adalah org sehat (aku masih semi detox waktu ke ubud)
akhirnya kita memilih kue yg lebih sehat
it's me and my healthier banana cake:

sampe hotel baru kita menyesal knp tadi ga share aja death by chocolate-nya
tadinya mo balik lagi ke wayan besoknya tapi ga kburu =(
krn kita lebih memilih makan bebek bengil ubud yg terkenal
krispi banget nih bebek
acarnya ma sambelnya juga maknyus
plus restorannya bagus banget, ada sawahnya sendiri di dalam resto
tips utk yg mau makan di bebek bengil:
book tempat di saung yg di pinggir sawah
that's the top spot =D


sebagai dessert kami pesan coconut cream pie
ga perlu dijelasin rasanya, liat aja fotonya
and you'll be able to imagine its taste
enaaaaaaak sekali ... =D
benar2 bahagia esp. for a sweet-tooth like me


malamnya kita makan ke resto mahal bernama terazzo
dan tebak apa yg kita temukan di sana?????
RATATOUILLE
iya spt yg di film tikus itu ^_____^
kita makan ratatouille bersama sangria (spanish drink = wine+fruits)
enak sekali =D


pas mau pulang, sebelum meninggalkan ubud kita makan di nasi ayam kadewatan
ini masakan khas bali
semua bagian ayam (termasuk jeroan) bisa ditemukan di piring ini
agak2 spicy, enak sekali =D (hehe ... komentarnya repetitive)


untuk oleh2 kami mampir ke gianyar untuk beli kelepon
ini kelepon terenak sedunia (kata william wongso dan bondan)
sopir kita yg org bali aja baru tahu di gianyar ada kelepon terenak sedunia
harganya murah, cuman 200 perak sebutir
tempatnya mah asli kumuh cuman garasi kecil gitu
tapi si ibu2 yg jualannya dengan nyantai cerita udah pernah diundang ke istana sama bu tien, pernah di-shoot buat acara TV ini dan itu
keren pokoknya
dan keleponnya ... aduh emang asli enak sekali
hehehe ... komentarnya repetitive but i really have no other word to say =DDD

pas pulang ke Bandung ternyata aku menang quiz Weekender Jakarta Post
hadiahnya: voucher menginap gratis di Alila Ubud
yang konon harga kamar semalamnya minimal 1,3 juta!!!
wah, jadi "terpaksa" kembali ke Ubud, deh ^______^


Comments: Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]





<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?

Subscribe to Comments [Atom]